Growth Spurt Pada Bayi, Yuk Kenali Tandanya Agar Bunda Tidak Panik

Growth Spurt Pada Bayi, Yuk Kenali Tandanya Agar Bunda Tidak Panik

Bunda, sudah pernah dengar istilah growth spurt pada bayi? Jika belum artikel berikut ini penting sekali untuk bunda. Bila bayi bunda akhir-akhir ini lebih rewel dan lebih sering menyusu dari biasanya, kemungkinan ia sedang mengalaminya. Faktanya belum banyak bunda yang tahu dan mengenal apa itu growth spurt pada bayi. Selain dua tanda diatas, ada juga beberapa tanda lain Si Kecil mengalami growth spurt. Apa saja ya bund? Yuk, kenali tanda-tandanya di artikel ini!

Apa Itu Growth Spurt?

Sebagai ibu baru, bunda tentunya akan menemui banyak hal baru seputar bayi. Salah satunya yang berkaitan dengan tumbuh kembang Si Kecil. Istilah yang mungkin belum banyak bunda tahu, ternyata terjadi pada Si Kecil pada 1 tahun pertama kehidupannya. Pada masa tersebut, bayi akan mengalami peningkatan pertumbuhan pada waktu-waktu tertentu.

Growth spurt adalah percepatan pertumbuhan yang terjadi pada beberapa bulan awal setelah Si Kecil dilahirkan. Pada masa ini tubuh bayi membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak dibandingkan hari-hari biasanya untuk mendukung pertumbuhannya.

Tanda-tanda Growth Spurt pada bayi

Meski normal terjadi pada bayi, namun beberapa bunda merasa panik menghadapi percepatan pertumbuhan Si Kecil. Supaya bunda tidak panik lagi, yuk kenali apa saja tanda-tanda Si Kecil mengalami growth spurt.

Berikut ini tanda-tandanya:

1. Bayi terlihat lapar dan lebih sering menyusu

Selama percepatan pertumbuhan bayi membutuhkan lebih banyak nutrisi dan energi. Sehingga membuat bayi jadi lebih sering menyusu. Jika biasanya Si Kecil menyusui setiap 2-3 jam sekali, saat percepatan pertumbuhan maka bayi bisa menyusu setiap 1 jam sekali. 

2. Pola tidur bayi berubah

Beberapa hari sebelumnya, biasanya Si Kecil akan memiliki jam tidur yang lebih lama dari biasanya. Bahkan selama growth spurt bayi dapat tidur 4-5 jam lebih lama. Hal ini karena bayi butuh waktu tidur yang lebih lama agar dapat memproduksi hormon pertumbuhan yang penting untuknya.  

Disisi lain, ada juga bayi yang jadi lebih jarang tidur baik di siang atau di malam hari. 

Tanda Fisik

3. Bayi lebih rewel dan menangis

Selama masa ini juga bayi menjadi lebih rewel dan menangis. Hal ini karena bayi cepat merasa lapar dan kelelahan atau bahkan merasa sakit. Karena selama proses pertumbuhan fisiknya, otot dan tendon bayi akan meregang.

Si Kecil akan kembali tenang setelah masa growth spurt selesai. Bunda bisa membantu menenangkan Si Kecil dengan memberikan pelukan, usapan ataupun mengendong Si Kecil.

4. Ukuran dan berat badan bayi bertambah

Apakah bunda baru menyadari jika baju Si Kecil sudah tampak kekecilan atau jadi terasa lebih berat? Dan ternyata tubuh Si Kecil semakin membesar. 

Selain itu, tinggi badan dan lingkar kepala bayi ternyata juga meningkat selama growth spurt. Cek perubahannya dengan menimbang sendiri atau membawanya ke puskesmas atau dokter ya bund. 

Tips Ketika Si Kecil Mengalami Growth Spurt

Jika Si Kecil sedang mengalami percepatan pertumbuhan, yuk lakukan beberapa tips berikut ini untuk menenangkannya:

1. Lebih Sering Menyusui Si Kecil

Jika bayi bunda masih ASI eksklusif, susui Si Kecil lebih sering dibanding hari biasanya. Hal ini agar kebutuhan nutrisi dan energi Si Kecil tetap terpenuhi.

Adapun untuk bayi yang sudah masa MPASI, bunda bisa menyusui Si Kecil sesuai kebutuhan dan keinginannya.

2. Cukupi Waktu Istirahat

Baik bunda ataupun Si Kecil pasti merasa kelelahan selama masa growth spurt. Untuk itu, pastikan bunda cukupi asupan cairan, makanan dan waktu istirahat. Agar bunda memiliki cukup energi untuk memberikan ASI dan merawat Si Kecil. Pastikan juga Si Kecil mendapatkan waktu istirahat yang berkualitas.

3. Tenangkan Si Kecil

Tenangkan Si Kecil yang lebih rewel dan aktif beberapa aktivitas. Diantaranya seperti bermain, membacakan Si Kecil cerita atau bisa juga menggendongnya.

4. Simpan Cadangan Stok ASI Perah

Pertumbuhannya yang cepat mengharuskan bunda untuk selalu menyusui Si Kecil. Oleh karena itu, alangkah baiknya bunda menyiapkan cadangan ASI perah yang banyak untuk mencukupi kebutuhan ASI Si Kecil. Dengan begitu, bunda tidak akan terlalu kelelahan karena harus selalu menyusui Si Kecil. 

5. Jaga Pola Makan

Asupan makanan yang bergizi sangat bunda butuhkan untuk membantu melancarkan produksi ASI. Terlebih saat Si Kecil mengalami growth spurt. Maka dari itu, selalu pastikan bunda mendapatkan cukup asupan nutrisi dan cairan agar ASI selalu lancar. 

Ini Rahasianya!

Salah satu cara agar bunda memiliki produksi ASI yang lancar yaitu dengan mengonsumsi Booster ASI seperti Lactamond dan Shelacta. Susu nabati khusus ibu menyusui yang dapat membantu melancarkan produksi ASI bunda serta meningkatkan kualitas ASI.

Yuk, cobain Booster ASI Lactamond dan Shelacta.

Referensi: alodokter.com, theasianparent.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *